PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO), emiten air minum dalam kemasan (AMDK) milik pengusaha Hermanto Tanoko, terus memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui ekspansi kapasitas produksi dan jaringan distribusi.
Pada tahun ini, perseroan menargetkan pengoperasian tiga pabrik baru di sejumlah wilayah strategis di Indonesia.
Chief Executive Officer CLEO, Melisa Patricia, menyampaikan bahwa ekspansi tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perseroan dalam memperluas pangsa pasar sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan.
Sejalan dengan strategi tersebut, CLEO secara konsisten menambah jaringan pabrik dan distribusi untuk mendekatkan produk kepada konsumen di berbagai daerah.
Hingga saat ini, CLEO telah mengoperasikan 32 pabrik yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2026, perseroan menargetkan tiga fasilitas produksi tambahan yang masing-masing berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.
Selain fokus pada ekspansi, CLEO juga menegaskan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan. Perseroan terus melengkapi fasilitas produksinya dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari strategi pengurangan emisi dan efisiensi energi.
Pada awal tahun 2026, CLEO berencana menambah satu pabrik yang dilengkapi PLTS, sehingga total kapasitas PLTS terpasang meningkat menjadi 8 megawatt peak (MWp).
Dalam upaya mencapai target net zero emission, CLEO mencatat telah memproduksi energi listrik dari PLTS sebesar 18.333.240 kilowatt hour (kWh) sepanjang periode 2022–2025. Capaian tersebut berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dioksida (CO₂) sekitar 15.948 ton.
Dari sisi kinerja keuangan, CLEO juga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Hingga laporan keuangan kuartal III/2025, perseroan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 6% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp2,09 triliun. Pertumbuhan ini melampaui rata-rata pertumbuhan industri AMDK yang berada di kisaran 5% per tahun.
Manajemen menegaskan bahwa perseroan akan terus menjaga momentum kinerja positif tersebut dengan secara proaktif mencermati dinamika pasar, menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen, serta melanjutkan ekspansi ke wilayah-wilayah potensial sebagai bagian dari implementasi strategi pertumbuhan jangka panjang.








































