/Triputra Agro Persada (TAPG) Raup Laba Bersih Rp3,12 Triliun di Sepanjang Tahun 2024
Dok. Triputra Agro Persada
Dok. Triputra Agro Persada

Triputra Agro Persada (TAPG) Raup Laba Bersih Rp3,12 Triliun di Sepanjang Tahun 2024

Emiten perkebunan kelapa sawit, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mencatatkan kinerja keuangan yang positif di sepanjang tahun 2024. 

Pendapatan TAPG tercatat naik sebesar 16,16% dari yang sebelumnya sebesar Rp 8,33 triliun di periode 2023 menjadi Rp 9,67 triliun pada tahun 2024.

Jika dilihat dari jenis produk, pendapatan tersebut sebagian besar berasal dari produk kelapa sawit dan turunannya sebesar Rp 9,64 triliun. Sementara sisanya, sebesar Rp 30,68 miliar berasal dari produk karet dan turunannya.

Kemudian jika dilihat dari sisi pelanggan, mayoritas perolehan pendapatan tersebut berasal dari penjualan produk kelapa sawit dan turunannya kepada PT Sinar Alam Permai sebesar Rp 2,46 triliun, diikuti dengan penjualan ke PT Kutai Refinery Nusantara sebesar Rp 2,25 triliun dan PT Sinar mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) sebesar Rp 1,20 triliun.

Adapun beban pokok penjualan TAPG tercatat Rp 5,94 triliun di tahun 2024 atau turun dari capaian sebelumnya sebesar Rp 6,10 triliun di tahun 2023.

Alhasil, laba bruto TAPG naik sebesar 67,89% secara tahunan atau yoy menjadi Rp 3,72 triliun seiring dengan kenaikan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih TAPG menjadi sebesar Rp 3,12 triliun di tahun 2024 atau naik sebesar 94,02% secara tahunan atau yoy dari yang sebelumnya Rp 1,61 triliun di tahun 2023.

Selain melaporkan kinerja keuangan, TAPG juga melaporkan kinerja aset di sepanjang tahun 2024 lalu.

Dalam laporannya, TAPG tercatat membukukan total aset sebesar Rp 14,30 triliun dari yang sebelumnya sebesar Rp 13,86 triliun per 31 Desember 2023.

Total aset yang diraihnya ini terdiri dari jumlah liabilitas sebesar Rp 3,03 triliun di akhir Desember 2024 atau naik dari yang sebelumnya sebesar Rp 2,52 triliun di akhir Desember 2023.

Kemudian jumlah ekuitas Perseroan yang tercatat sebesar Rp 11,27 triliun di sepanjang 2024 atau turun dari yang sebelumnya sebesar Rp 11,33 triliun di akhir tahun 2023.