/Fore Kopi Indonesia (FORE) Gelar Book Building, Tawarkan Harga IPO Rp160 – 202 Per Saham
Dok. Fore Kopi Indonesia
Dok. Fore Kopi Indonesia

Fore Kopi Indonesia (FORE) Gelar Book Building, Tawarkan Harga IPO Rp160 – 202 Per Saham

PT Fore Kopi Indonesia Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang usaha kedai kopi ini berencana akan menggelar masa penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 26 Maret – 9 April 2025.

Berdasarkan pantauan Infobei.com melalui laman E-IPO pada 19 Maret 2025, calon emiten berkode saham FORE ini terlihat mulai memantapkan rencananya tersebut dengan menggelar masa penawaran awal atau book building di kisaran harga Rp160 hingga Rp202 per saham yang berlangsung hari ini tepatnya 19 Maret sampai dengan 21 Maret 2025 mendatang.

Dalam prospektus yang dirilis, FORE menawarkan sebanyak 1.880.000.000 (satu miliar delapan ratus delapan puluh juta) saham biasa atau setara 21,08% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp70 per saham.

Dengan jumlah saham dan harga yang ditawarkan, FORE diperkirakan berpotensi meraup dana segar dari IPO sebesar Rp379 miliar.

Guna membantu perusahaan dalam proses IPO, FORE menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Henan Putihrai Sekuritas Sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek Penawaran Umum Perdana (IPO/Initial Public Offering).

Adapun pemegang saham Fore Kopi Indonesia saat ini (sebelum IPO) adalah FHPL dengan kepemilikan saham sebesar 99,997%, dan OCI dengan kepemilikan saham sebesar 0,003%.

Rencananya seluruh dana IPO yang diperoleh perusahaan dari hasil penjualan saham yang ditawarkan melalui penawaran umum perdana saham ini :

– Sekitar 76% akan digunakan oleh Perseroan untuk membuka sekitar sebanyak 140 outlet baru yang saat ini belum memperoleh izin, dengan komposisi 10% untuk outlet Flagship, 80% untuk outlet Medium dan 10% untuk outlet Satellite yang termasuk tapi tidak terbatas pada biaya renovasi, biaya pengadaan peralatan dan perlengkapan outlet di wilayah Jabodetabek serta wilayah lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali

– Sekitar 18% akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan setoran modal kepada CFI dan selanjutnya akan digunakan untuk membuka sekitar sebanyak 30 outlet baru yang saat ini belum memperoleh izin, dengan komposisi 10% untuk outlet Flagship, 65% untuk outlet Medium dan 25% untuk outlet Satellite yang termasuk tapi tidak terbatas pada biaya renovasi, biaya pengadaan peralatan dan perlengkapan outlet di wilayah Jabodetabek serta wilayah lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali

– Dan sisanya akan digunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja yang termasuk tapi tidak terbatas pada pembelian bahan baku seperti biji kopi, gula/sirup, susu, dan bubuk minuman serta bahan kemasan, biaya sewa untuk outlet dan biaya utilitas, seperti biaya air, listrik, telepon dan internet.

Berikut perkiraan jadwal IPO Fore Kopi Indonesia (FORE) :

– Masa penawaran awal : 19 – 21 Maret 2025

– Perkiraan tanggal efektif : 25 Maret 2025

– Perkiraan masa penawaran umum : 26 Maret – 9 April 2025

– Perkiraan tanggal penjatahan : 9 April 2025

– Perkiraan distribusi saham secara elektronik : 10 April 2025

– Perkiraan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 11 April 2025