PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY), emiten konsumer pemilik merek Cimory, mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp2,03 triliun, tumbuh 33,80% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan laba, penjualan bersih perseroan juga meningkat 18,82% menjadi Rp10,72 triliun. Kinerja tersebut ditopang oleh kontribusi dua segmen utama, yakni Produk Olahan Susu (dairy) dan Makanan Konsumsi. Segmen dairy mencatatkan penjualan sebesar Rp4,07 triliun, sementara segmen makanan konsumsi menyumbang Rp6,65 triliun.
Direktur Utama Cimory Grup, Farell Sutantio, menyampaikan bahwa lonjakan laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan kontribusi penjualan dari kedua segmen utama perseroan. Ia menjelaskan bahwa kinerja positif sepanjang 2025 tidak terlepas dari strategi inovasi produk, perluasan saluran distribusi, ekspansi pasar ekspor, serta peningkatan efisiensi operasional.
Manajemen menilai capaian ini mencerminkan fokus perseroan dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat kepemimpinan di bidang inovasi produk. Sepanjang tahun, Cimory aktif meluncurkan berbagai produk makanan dan minuman premium berbasis protein untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin berorientasi pada gaya hidup sehat.
Dari sisi arus kas, CMRY mencatatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp1,91 triliun pada 2025, meningkat 10,32% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan sebesar 17,56% menjadi Rp10,58 triliun.
Posisi kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp947,92 miliar pada akhir 2025, mencerminkan fundamental keuangan yang solid untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Secara neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp8,74 triliun dari Rp8,19 triliun pada 2024. Aset tersebut terdiri dari Rp4,19 triliun aset lancar dan Rp4,55 triliun aset nonlancar. Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar Rp1,96 triliun, dengan rincian liabilitas jangka pendek Rp1,88 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp74,14 miliar. Total ekuitas tumbuh menjadi Rp6,78 triliun.
Dengan kinerja keuangan yang solid dan pertumbuhan dua digit di sisi pendapatan maupun laba, Cimory menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri makanan dan minuman berbasis protein di Indonesia.















































