Industri otomotif nasional mengawali tahun 2026 dengan catatan yang menggembirakan. Di tengah dinamika ekonomi global yang masih berfluktuasi, penjualan kendaraan roda empat pada bulan Januari menunjukkan tren pemulihan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil secara wholesales mencapai 66.447 unit pada Januari 2026. Angka tersebut tumbuh 7 persen dibandingkan Januari 2025 yang tercatat hanya sebanyak 62.084 unit.
Tak hanya itu, penjualan ritel atau retail sales yang mencerminkan penjualan langsung ke konsumen juga mengalami peningkatan. Dimana di sepanjang Januari 2026, retail sales mencapai 66.936 unit atau naik 4,5 persen secara tahunan. Kenaikan pada dua indikator utama ini menjadi sinyal positif bagi produsen dan jaringan dealer dalam memulai tahun.
Perkembangan tersebut sekaligus memunculkan optimisme terhadap pencapaian target penjualan tahunan sebesar 850 ribu unit yang sebelumnya diasosiasikan oleh Ketua I GAIKINDO, Jongkie Sugiarto.
Ia menyampaikan bahwa target konservatif tersebut berpeluang terlampaui apabila kondisi pasar tetap stabil dan permintaan konsumen terus menunjukkan tren peningkatan. Optimisme itu juga ditopang oleh meningkatnya minat masyarakat, khususnya kelas menengah dan atas, terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Kendati demikian, industri otomotif masih menghadapi sejumlah tantangan. Ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas dinilai menjadi faktor risiko yang perlu diantisipasi.
Selain itu, arah kebijakan pemerintah terkait kendaraan listrik beserta skema insentifnya juga perlu dicermati agar tidak mengganggu momentum pemulihan pasar.
Berikut Rincian Data Penjualan Wholesale Mobil Januari 2026 (Top 5 Merek):
- Toyota: 20.078 unit
- Daihatsu: 12.513 unit
- Mitsubishi: 6.898 unit
- BYD: 4.879 unit
- Honda: 4.016 unit
Dengan pembukaan tahun yang relatif positif, pelaku industri berharap tren pertumbuhan ini dapat terjaga sepanjang 2026, sehingga sektor otomotif kembali menjadi salah satu motor penggerak konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi nasional.

















































