PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengumumkan langkah strategis melalui anak usahanya, PT Pionirbeton Industri (PBI), yang menjalin kemitraan dengan PT Cipta Mortar Utama (CMU) dalam pengembangan bisnis mortar.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembentukan usaha patungan yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran produk mortar, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pembentukan usaha patungan tersebut resmi dilakukan pada 30 Desember 2025. Dalam kemitraan ini, CMU yang merupakan bagian dari grup Saint-Gobain, perusahaan multinasional asal Prancis di sektor bahan dan solusi bangunan berperan sebagai mitra strategis PBI.
Kedua pihak menyetorkan modal ditempatkan dan disetor penuh dengan menggunakan dana masing-masing untuk mendukung pendirian entitas baru tersebut.
Total nilai transaksi pembentukan usaha patungan mencapai Rp455,04 miliar. Dari jumlah tersebut, CMU mengambil porsi kepemilikan sebesar 60% dari modal ditempatkan dan disetor, sementara sisanya dimiliki oleh PBI.
Struktur kepemilikan ini diharapkan dapat mencerminkan peran aktif masing-masing pihak dalam pengembangan usaha ke depan.
Corporate Secretary INTP, Dani Handajani, menyampaikan bahwa tujuan utama pembentukan usaha patungan ini adalah menciptakan sinergi yang kuat dalam industri mortar, baik dari sisi pengembangan produk maupun penguatan jaringan distribusi dan pemasaran.
Melalui kolaborasi tersebut, perseroan berharap dapat meningkatkan daya saing dan memperluas pangsa pasar di segmen mortar yang terus bertumbuh.
Manajemen INTP menegaskan bahwa pembentukan usaha patungan tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Dengan demikian, langkah strategis ini dipandang sebagai upaya jangka panjang untuk memperkuat portofolio bisnis tanpa mengganggu stabilitas kinerja perusahaan secara keseluruhan.















































