PT Delta Giri Wacana Tbk. (DGWG) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp88,23 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 11 Juni 2026.
Keputusan pembagian dividen tersebut menjadi salah satu agenda utama yang disetujui pemegang saham dalam penggunaan laba bersih tahun buku 2025.
Nilai dividen yang dibagikan setara Rp15 per saham dan mencerminkan peningkatan sekitar 67% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025 yang mencatatkan hasil positif.
Dari total dividen yang disetujui, sebesar Rp50 miliar atau Rp8,5 per saham telah dibayarkan sebagai dividen interim pada 19 Desember 2025. Sementara itu, sisa dividen sebesar Rp6,5 per saham dijadwalkan dibayarkan kepada pemegang saham pada 15 Juli 2026.
Selain untuk pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui penyisihan dana cadangan sebesar Rp6,5 miliar, sedangkan sisa laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan memperkuat struktur permodalan perusahaan.
Peningkatan nilai dividen tersebut ditopang oleh capaian kinerja yang solid sepanjang tahun buku 2025. DGWG membukukan laba bersih sebesar Rp224 miliar, dengan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp218,9 miliar.
Corporate Secretary DGWG, Denny Loryta Davinci, menjelaskan bahwa peningkatan dividen merupakan wujud komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada pemegang saham, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang terus terjaga.
Menurutnya, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada investor dan penguatan fondasi bisnis guna mendukung pertumbuhan jangka panjang. Kenaikan dividen tahun ini dinilai mencerminkan kinerja operasional yang positif sekaligus keyakinan manajemen terhadap prospek usaha ke depan.
Memasuki 2026, perseroan optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan yang telah terbangun. Pada kuartal I-2026, DGWG mencatatkan penjualan sebesar Rp1,10 triliun, meningkat 37,38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih tumbuh lebih agresif dengan kenaikan 90,73% secara tahunan menjadi Rp49,38 miliar. Kinerja tersebut menunjukkan efektivitas strategi operasional perusahaan dalam memanfaatkan peluang pertumbuhan di sektor pertanian.
Manajemen menilai capaian tersebut didukung oleh sejumlah faktor positif, mulai dari kondisi iklim yang kondusif bagi musim tanam, berbagai program dan stimulus pemerintah untuk sektor pertanian, hingga kemampuan perusahaan dalam mengelola persediaan dan merespons perubahan biaya bahan baku secara tepat waktu.
Dengan fundamental bisnis yang kuat dan prospek sektor pertanian yang masih menjanjikan, DGWG optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan sepanjang 2026.
Perseroan juga berkomitmen untuk terus memperkuat kinerja operasional dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham di tengah meningkatnya kebutuhan sektor pertanian nasional.













































