PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) memperkuat ekspansinya di sektor gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) melalui penandatanganan kontrak pembangunan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) bersama HD Hyundai Heavy Industries Co. Ltd. Nilai kontrak tersebut mencapai US$319,69 juta atau sekitar Rp5,69 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan tertanggal 30 Juni 2026, kerja sama tersebut dilakukan melalui anak usaha AKRA, PT Andalanesa Energi Primer, yang akan memanfaatkan fasilitas FSRU untuk mendukung kegiatan penyimpanan, regasifikasi, dan penyaluran LNG.
Presiden Direktur AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemo, menjelaskan bahwa pembangunan kapal FSRU merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat infrastruktur pendukung bisnis LNG. Menurutnya, fasilitas tersebut akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha penyimpanan, regasifikasi, dan distribusi gas alam cair.
PT Andalanesa Energi Primer sendiri merupakan perusahaan patungan yang dibentuk oleh AKRA, PT Arthakencana Rayatama, dan BW FSRU VII Pte. Ltd., dengan kepemilikan saham AKRA sebesar 49%.
Sementara itu, mitra pembangunan kapal, HD Hyundai Heavy Industries Co. Ltd., merupakan salah satu perusahaan galangan kapal terbesar di dunia yang bergerak di bidang industri alat berat dan pembuatan kapal. Perseroan juga menegaskan bahwa tidak terdapat hubungan afiliasi antara AKRA dengan Hyundai.
Kontrak tersebut mencakup seluruh tahapan pembangunan kapal, mulai dari proses perancangan, pemasangan, konstruksi, peluncuran, perlengkapan, penyelesaian, pengujian, hingga survei serta penyerahan satu unit FSRU berkapasitas 170.000 meter kubik.
Nilai pembangunan dan pembelian FSRU mencapai US$319,69 juta, yang setara sekitar Rp5,69 triliun dengan asumsi kurs Rp17.800 per dolar AS. Pembayaran akan dilakukan secara bertahap dalam enam termin sesuai ketentuan yang tercantum dalam perjanjian kerja sama.
Perseroan menargetkan proses pembangunan hingga penyerahan kapal FSRU dapat diselesaikan pada pertengahan 2029.
Manajemen AKRA menilai keberadaan FSRU tersebut akan memberikan nilai tambah bagi bisnis perseroan. Setelah kapal selesai dibangun, PT Andalanesa Energi Primer akan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mendukung operasional bisnis LNG sekaligus membuka peluang memperoleh manfaat finansial dari pengoperasian aset strategis tersebut.
Investasi ini menjadi langkah penting AKR Corporindo dalam memperkuat rantai pasok gas alam cair di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur energi yang mampu mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan efisien.













































