PT MNC Tourism Indonesia Tbk. (KPIG) mencatatkan kinerja keuangan yang solid di sepanjang kuartal I/2026, dengan angka pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan.
Emiten yang berada di bawah naungan Grup MNC ini tercatat berhasil mengantongi laba bersih dengan kenaikan hingga dua digit. Peningkatan ini didukung pertumbuhan pendapatan dari segmen hospitally dan properti.
Kemudian bersamaan dengan hal itu, KPIG juga berhasil meraih pendapatan bersih sebesar Rp589,05 miliar pada periode Januari – Maret 2026 sebagaimana informasi yang dikutip dari laman keterbukaan informasi di BEI.
Realisasi tersebut tumbuh sebesar 26,75% secara tahunan (year-on-year/YoY) jika dibandingkan capaian sebelumnya Rp464,71 miliar pada periode yang sama di tahun 2025.
Pertumbuhan pendapatan tersebut terutama ditopang oleh kinerja segmen hospitality, yang meliputi hotel, resor, dan lapangan golf, dengan kontribusi sebesar 52% atau senilai Rp306,1 miliar.
Sementara itu, segmen properti dan jasa lainnya turut memberikan kontribusi sebesar Rp282,96 miliar, dengan keduanya mencatatkan pertumbuhan positif pada periode tersebut.
Seiring peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan menjadi Rp409,01 miliar per Maret 2026, dibandingkan Rp319,94 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, setelah memperhitungkan berbagai beban dan pajak, perseroan tetap mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp95,35 miliar, meningkat 78,15% YoY dari Rp53,52 miliar.
Dari sisi neraca, total aset KPIG tercatat sebesar Rp36,2 triliun atau meningkat 0,6% dibandingkan posisi Desember 2025 sebesar Rp35,99 triliun. Adapun liabilitas perseroan mencapai Rp6,93 triliun, dengan ekuitas sebesar Rp29,27 triliun per akhir Maret 2026.
Manajemen KPIG menyampaikan bahwa pada tahun ini perseroan akan berfokus menjaga ritme pembangunan sejumlah proyek strategis, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City.
Upaya tersebut diarahkan untuk memastikan proyek-proyek unggulan dapat mencapai target penyelesaian sesuai rencana.
Salah satu proyek utama yang menjadi perhatian adalah Hyatt Regency Lido Resort yang saat ini telah memasuki tahap finalisasi.
Kehadiran hotel tersebut diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas akomodasi perseroan secara signifikan, terutama untuk memenuhi permintaan pasar meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) yang terus meningkat.
Selain itu, pembangunan Clubhouse juga telah mendekati tahap penyelesaian. Di sisi lain, pengembangan infrastruktur untuk kawasan hunian eksklusif Private Clubhouses Tahap 2 serta residensial Lido Hill tetap berjalan sesuai rencana.
Tak hanya itu, perseroan juga melakukan ekspansi fasilitas rekreasi melalui pengembangan Lido Adventure Park yang terintegrasi dengan Hyatt Regency Lido Resort. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata terpadu yang menyasar segmen wisata keluarga maupun kegiatan korporasi.








































