PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) resmi memasuki babak baru transformasi perusahaan setelah pemegang saham menyetujui perubahan nama menjadi PT Oxala Energy International Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 8 Juli 2026.
Perubahan identitas tersebut menjadi salah satu langkah strategis perseroan dalam mempersiapkan ekspansi ke sektor energi, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan seiring arah bisnis baru yang tengah dikembangkan.
Manajemen menjelaskan bahwa nama Oxala dipilih untuk merepresentasikan fase baru perjalanan perseroan dalam membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berorientasi pada sektor energi.
Selain menyetujui perubahan nama, pemegang saham juga mengesahkan perpindahan domisili hukum perseroan dari Kota Tangerang, Banten, ke Jalan Iskandarsyah I No. 10, RT 5/RW 2, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Perubahan tersebut merupakan langkah administratif yang diharapkan dapat mendukung efektivitas koordinasi operasional sejalan dengan agenda transformasi perusahaan.
Pada agenda lainnya, RUPSLB turut menyetujui peningkatan modal dasar perseroan dari Rp200 miliar menjadi Rp274 miliar, atau dari yang sebelumnya 10 miliar saham menjadi 13,7 miliar saham.
Penambahan modal dasar tersebut dipersiapkan untuk mendukung rencana aksi korporasi lanjutan, termasuk pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Perseroan menyampaikan bahwa rangkaian keputusan dalam RUPSLB ini merupakan kelanjutan dari transformasi yang telah dimulai sejak masuknya PT Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pemegang saham pada Oktober 2025.
Proses tersebut kemudian berlanjut dengan penyelesaian Penawaran Tender Wajib pada Januari 2026 serta penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB pada Juni 2026.
Pada tahap berikutnya, perusahaan akan melakukan kajian serta proses uji tuntas (due diligence) atas rencana penyertaan modal pada entitas yang bergerak di sektor energi. Hasil kajian tersebut nantinya akan diajukan kembali kepada para pemegang saham dalam RUPSLB selanjutnya.
Direktur PT Oxala Energy International Tbk, Noprian, menjelaskan bahwa seluruh keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB menjadi tahapan administratif penting dalam proses transformasi perusahaan.
Menurutnya, perseroan mengapresiasi dukungan para pemegang saham dan akan melanjutkan seluruh proses secara hati-hati, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perseroan juga memastikan akan segera menindaklanjuti seluruh proses administrasi hukum terkait perubahan nama, domisili, dan modal dasar, termasuk penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dengan disetujuinya seluruh agenda RUPSLB tersebut, Manajemen menilai perseroan kini memiliki kepastian yang lebih kuat untuk merealisasikan rencana penambahan modal melalui rights issue sebagai bagian dari strategi ekspansi ke sektor energi yang ditargetkan berlangsung pada tahun ini.

















































