PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) atau MR.DIY Indonesia terus memperluas jaringan gerainya di tengah persaingan industri ritel yang kian ketat. Hingga semester I/2026, perseroan telah mengoperasikan sekitar 1.300 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Ekspansi jaringan menjadi salah satu strategi utama MDIY untuk memperluas penetrasi pasar sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap produk kebutuhan sehari-hari. Sepanjang 2026, perseroan menargetkan penambahan sekitar 270 gerai baru, termasuk di kota besar, wilayah tier 2 dan tier 3, hingga kabupaten.
Deputy Head of Purchasing MDIY Natalia Hana Refinawati menjelaskan bahwa fokus pada gerai fisik masih menjadi pilihan perseroan karena karakteristik geografis Indonesia yang luas serta kebutuhan konsumen yang beragam. Strategi tersebut dinilai memungkinkan MDIY menjangkau masyarakat hingga berbagai pelosok daerah.
Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsep bisnis MDIY yang mengedepankan harga terjangkau, kelengkapan produk, dan lokasi gerai yang dekat dengan konsumen. Dengan memperbanyak titik penjualan, perseroan berupaya memperluas cakupan layanan sekaligus memperkuat kehadirannya di berbagai daerah.
Strategi ekspansi gerai juga menjadi pembeda MDIY dibandingkan sejumlah perusahaan ritel yang semakin mengandalkan kanal digital dan model omnichannel. Bagi perseroan, toko fisik tetap memiliki peran penting dalam menjangkau konsumen, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang luas dan penetrasi ritel modern yang belum merata.
Ekspansi tersebut berjalan beriringan dengan pertumbuhan kinerja keuangan perseroan. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp589,68 miliar, meningkat 16,61% dibandingkan Rp505,69 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan MDIY juga tumbuh 24,5% secara tahunan menjadi Rp4,6 triliun. Sementara itu, laba kotor meningkat 15,7% menjadi Rp2,4 triliun.
Kinerja tersebut menunjukkan bahwa perluasan jaringan masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan skala bisnis MDIY. Dengan tambahan sekitar 270 gerai yang dibidik sepanjang tahun ini, perseroan masih memiliki ruang untuk memperluas jangkauan pasar ke wilayah yang belum sepenuhnya terlayani jaringan ritel modern.
Memasuki paruh kedua 2026, ekspansi gerai diperkirakan tetap menjadi mesin utama pertumbuhan MDIY. Di tengah perkembangan kanal digital yang semakin pesat, perseroan masih menempatkan keberadaan toko fisik sebagai instrumen utama untuk mendekatkan produk dan layanan kepada konsumen di berbagai penjuru Indonesia.














































