PT Astra International Tbk. (ASII) mencatatkan kinerja positif di pasar otomotif nasional sepanjang tujuh bulan pertama 2026. Penjualan mobil grup Astra hingga Juli mencapai 261.440 unit, tumbuh 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 233.687 unit.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh penjualan merek Toyota, Lexus, dan Daihatsu. Ketiga merek tersebut menjadi kontributor utama kinerja otomotif Astra di tengah pertumbuhan pasar kendaraan nasional.
Toyota dan Lexus membukukan penjualan kumulatif sebanyak 156.336 unit sepanjang Januari-Juli 2026. Angka tersebut meningkat 8,4% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 144.210 unit.
Sementara itu, Daihatsu mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi. Penjualan merek tersebut melonjak 17,2% secara tahunan, dari 74.809 unit pada tujuh bulan pertama 2025 menjadi 87.670 unit hingga Juli 2026.
Kinerja Astra juga ditopang oleh segmen kendaraan komersial. Hingga Juli 2026, Isuzu mencatatkan penjualan sebanyak 16.906 unit, sedangkan UD Trucks menyumbang 528 unit.
Di segmen Low Cost Green Car (LCGC), posisi Astra juga semakin menguat. Rata-rata pangsa pasar Astra di segmen tersebut sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai 78,8%, naik dari 74,6% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penguatan pangsa pasar bahkan terlihat lebih signifikan dalam dua bulan terakhir. Pada Juni 2026, market share LCGC Astra mencapai 85%, sebelum berada di level 84% pada Juli 2026.
Secara keseluruhan, Astra masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar otomotif nasional. Hingga Juli 2026, grup Astra menguasai rata-rata 50% pangsa pasar, dari total penjualan mobil nasional yang mencapai 517.726 unit sepanjang Januari-Juli 2026.
Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo menyampaikan bahwa pertumbuhan pasar otomotif nasional hingga Juli 2026 mencapai sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di tengah pertumbuhan tersebut, Astra mencatatkan penjualan sebanyak 261.440 unit dan mempertahankan pangsa pasar sebesar 50%.
Menurut Windy, Astra akan terus mencermati perkembangan pasar otomotif nasional sembari mempertahankan kualitas produk dan layanan kepada pelanggan. Strategi tersebut didukung oleh jaringan penjualan, pembiayaan, serta layanan purnajual yang terintegrasi untuk menjaga pengalaman pelanggan.
Dengan pertumbuhan penjualan yang berada di atas capaian tahun sebelumnya dan penguatan posisi di sejumlah segmen utama, Astra memasuki paruh kedua 2026 dengan fondasi yang relatif solid di tengah dinamika industri otomotif nasional.











































