PT Prodia Diagnostic Line Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengembangan alat kesehatan Diagnostik In Vitro (IVD) ini berencana akan menggelar masa penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 1 – 7 Juli 2026.
Berdasarkan pantauan Infobei.com melalui laman E-IPO pada 18 Juni 2026, calon emiten berkode saham PRDL ini terlihat mulai memantapkan rencananya tersebut dengan menggelar masa penawaran awal atau book building di kisaran harga Rp100 hingga Rp120 per saham yang berlangsung dari 18 Juni sampai dengan 23 Juni 2026 mendatang.
Dalam prospektus yang dirilis, PRDL menawarkan sebanyak 522.900.000 (lima ratus dua puluh dua juta sembilan ratus ribu) saham baru atau setara 30,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp50 per saham.
Dengan jumlah saham dan harga yang ditawarkan, PRDL diperkirakan berpotensi meraup dana segar dari IPO sebesar Rp62,47 miliar.
Guna membantu perusahaan dalam proses IPO, PRDL menunjuk PT Sucor Sekuritas Sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek Penawaran Umum Perdana (IPO/Initial Public Offering).
Rencananya seluruh dana IPO yang diperoleh perusahaan dari hasil penjualan saham yang ditawarkan melalui penawaran umum perdana saham ini :
– Sekitar Rp35.666.666.667,- (tiga puluh lima miliar enam ratus enam puluh enam juta enam ratus enam puluh enam ribu enam ratus enam puluh tujuh Rupiah) akan digunakan untuk pelunasan pokok fasilitas kredit kepada PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) dan pelunasan pokok fasilitas kredit kepada PT Bank Pan Indonesia Tbk (“Panin”).
– Sekitar 28,92% (dua puluh delapan koma sembilan dua persen) akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure) termasuk namun tidak terbatas pada pembelian mesin dan peralatan kalibrasi, kendaraan, system software, relayout area produksi dan penambahan AHU Lab Biomolekuler.
– Sisanya sekitar 8,51% (delapan koma lima satu persen) akan digunakan untuk modal kerja (working capital) Perseroan termasuk namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku, biaya product & development dan selling & marketing.
Berikut perkiraan jadwal IPO PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL):
– Masa penawaran awal : 18 – 23 Juni 2026
– Perkiraan tanggal efektif : 29 Juni 2026
– Perkiraan masa penawaran umum : 1 – 7 Juli 2026
– Perkiraan tanggal penjatahan : 7 Juli 2026
– Perkiraan distribusi saham secara elektronik : 8 Juli 2026
– Perkiraan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 9 Juli 2026
Profil Singkat PT Prodia Diagnostic Line Tbk
PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan penyediaan produk diagnostik kesehatan di Indonesia.
Perseroan menyediakan berbagai solusi diagnostik, mulai dari reagen, instrumen laboratorium, hingga perangkat pendukung yang digunakan oleh laboratorium klinik, rumah sakit, institusi kesehatan, serta fasilitas penelitian.
Didirikan sebagai bagian dari ekosistem layanan kesehatan Prodia, perusahaan ini berfokus pada pengembangan dan penyediaan teknologi diagnostik modern guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
Produk dan layanan yang ditawarkan mencakup berbagai bidang diagnostik, seperti kimia klinik, hematologi, imunologi, mikrobiologi, patologi anatomi, diagnostik molekuler, hingga point-of-care testing (POCT).
Melalui jaringan distribusi yang luas serta kemitraan dengan berbagai produsen alat kesehatan dan diagnostik global, perusahaan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu penyedia solusi diagnostik terintegrasi di Indonesia.
Seiring perkembangan industri kesehatan dan meningkatnya kebutuhan pemeriksaan laboratorium, PT Prodia Diagnostic Line Tbk terus mengembangkan portofolio produk dan layanan untuk mendukung transformasi layanan diagnostik yang lebih akurat, cepat, dan efisien.















































