PT PP Presisi Tbk. (PPRE), emiten BUMN yang bergerak di sektor jasa pertambangan dan konstruksi, menutup tahun 2025 dengan kinerja positif. Perseroan berhasil mengamankan tiga kontrak baru pada penghujung tahun, sehingga total nilai kontrak baru yang dibukukan sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp1,2 triliun.
Direktur Utama PPRE, Rizki Dianugrah, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi penegasan atas konsistensi perseroan dalam menjalankan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat portofolio proyek, khususnya di sektor pertambangan dan konstruksi.
Menurutnya, perolehan kontrak baru menjelang akhir tahun mencerminkan kepercayaan yang terus diberikan oleh pemilik proyek, baik dari mitra eksisting maupun pemilik proyek baru, terhadap kapabilitas dan rekam jejak PPRE.
Secara rinci, tiga kontrak baru yang berhasil dikantongi PPRE meliputi proyek jasa pertambangan di Halmahera dengan nilai Rp602 miliar. Proyek ini merupakan pekerjaan tambahan dari proyek yang telah berjalan sebelumnya, yang menunjukkan keberlanjutan kepercayaan pemilik proyek kepada perseroan.
Selain itu, PPRE juga memperoleh kontrak pembangunan Jalan Nasional Jantho–Keumala Seksi 3 di Aceh senilai Rp252 miliar. Kontrak ketiga adalah proyek pembangunan coal processing plant dan overland conveyor system di Kalimantan Timur dengan nilai Rp335 miliar, yang akan dilaksanakan melalui anak usaha perseroan.
Melalui tambahan kontrak tersebut, PPRE semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan sektor pertambangan dan infrastruktur nasional.
Perseroan menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi terintegrasi yang profesional dan inovatif, dengan tetap mengedepankan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Rizki menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia jasa pertambangan dan konstruksi terkemuka di Indonesia.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, armada alat berat yang memadai, serta penerapan standar keselamatan, kesehatan kerja, dan pengelolaan lingkungan yang tinggi, perseroan optimistis dapat menyelesaikan setiap proyek secara tepat waktu dengan kualitas yang optimal, sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.











































