PT Bach Multi Global Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang Penjualan dan Penyewaan Genset serta Jasa Konstruksi dan Pemeliharaan Infrastruktur Telekomunikasi ini berencana akan menggelar masa penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 1 – 3 Juli 2026.
Berdasarkan pantauan Infobei.com melalui laman E-IPO pada 22 Juni 2026, calon emiten berkode saham BACH ini terlihat mulai memantapkan rencananya tersebut dengan menggelar masa penawaran awal atau book building di kisaran harga Rp400 hingga Rp500 per saham yang berlangsung dari 22 Juni sampai dengan 24 Juni 2026 mendatang.
Dalam prospektus yang dirilis, BACH menawarkan sebanyak 615.000.000 (enam ratus lima belas juta saham biasa atau setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp50 per saham.
Dengan jumlah saham dan harga yang ditawarkan, BACH diperkirakan berpotensi meraup dana segar dari IPO sebesar Rp246 miliar – Rp307 miliar.
Guna membantu perusahaan dalam proses IPO, BACH menunjuk PT Erdikha Elit Sekurita Sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek Penawaran Umum Perdana (IPO/Initial Public Offering).
Rencananya seluruh dana IPO yang diperoleh perusahaan dari hasil penjualan saham yang ditawarkan melalui penawaran umum perdana saham ini :
– Sekitar Rp91.020.000.000 (sembilan puluh satu miliar dua puluh juta) Rupiah akan digunakan Perseroan untuk pembayaran sebagian utang kepada PT Bank Permata Tbk atas fasilitas pinjaman jangka panjang yaitu Omnibus Revolving Loan dengan tanggal penarikan pada berbagai tanggal di bulan Januari sampai dengan Maret 2026.
– Sekitar Rp213.480.000.000,- (dua ratus tiga belas miliar empat ratus delapan puluh juta rupiah) akan digunakan sebagai modal kerja, yaitu untuk pembayaran kepada pemasok dalam rangka pembelian genset untuk dijual maupun disewakan.
Berikut perkiraan jadwal IPO PT Bach Multi Global Tbk (BACH) :
– Masa penawaran awal : 22 – 24 Juni 2026
– Perkiraan tanggal efektif : 29 Juni 2026
– Perkiraan masa penawaran umum : 1 – 3 Juli 2026
– Perkiraan tanggal penjatahan : 3 Juli 2026
– Perkiraan distribusi saham secara elektronik : 6 Juli 2026
– Perkiraan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 7 Juli 2026
Profil Singkat PT Bach Multi Global Tbk
PT Bach Multi Global Tbk memulai perjalanan usahanya pada 2006 sebagai penyedia dan penjual generator set (genset) untuk mendukung kebutuhan pasokan listrik sektor telekomunikasi.
Seiring pesatnya perkembangan infrastruktur telekomunikasi dan meningkatnya kebutuhan energi di Indonesia, perusahaan memperluas bisnisnya menjadi penyedia jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, sekaligus memperkuat lini usaha penjualan dan penyewaan genset.
Untuk mendukung ekspansi tersebut, Perseroan membentuk entitas anak yang bergerak di bidang konstruksi infrastruktur telekomunikasi yaitu BMI.
Saat ini, PT Bach Multi Global menjalankan dua pilar bisnis utama yakni penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi.
Dalam kegiatan usaha penjualan genset, perusahaan menyediakan layanan penjualan, instalasi, hingga purna jual genset. Perseroan juga merupakan agen tunggal genset merek Himoinsa di Indonesia serta memasarkan berbagai merek global lainnya.
Sementara pada segmen penyewaan, perusahaan melayani kebutuhan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) maupun kebutuhan daya untuk berbagai proyek komersial di berbagai wilayah Indonesia.
Kemudian pada bidang konstruksi infrastruktur telekomunikasi, Perseroan terlibat dalam pembangunan menara BTS, pekerjaan sipil, mekanikal dan elektrikal, hingga pengembangan jaringan serat optik. Selain pembangunan infrastruktur baru, perusahaan juga melayani kolokasi, relokasi, serta pembongkaran menara telekomunikasi.
Selain itu, Perseroan juga memberikan jasa pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi yang dimana saat ini telah menangani sekitar 41.000 site di seluruh wilayah Indonesia, sehingga menjadikannya salah satu mitra penting dalam menjaga keandalan jaringan komunikasi nasional.


















































