PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) resmi melakukan perombakan pada susunan dewan direksi dan komisaris perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar belum lama ini tepatnya pada Rabu (13/5/2026).
Dalam rapat tahunan tersebut, para pemegang saham GIAA menyetujui adanya perombakan di jajaran direksi dan komisaris dengan memberhentikan secara hormat Eksitarino Irianto dari jabatannya sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service serta Frans Dicky Tamara dari jabatannya sebagai komisaris.
Kemudian sebagai penggantinya, para pemegang saham sepakat untuk mengangkat Frans Dicky Tamara sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service, dan Sugito Anjasmoro sebagai Komisaris.
Dengan adanya perombakan tersebut, maka berikut ini susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) yang terbaru :
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
- Komisaris Independen: Mawardi Yahya
- Komisaris: Chairal Tanjung
- Komisaris: Sugito Anjasmoro
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Glenny Kairupan
- Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
- Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
- Direktur Teknik: Mukhtaris
- Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
- Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
- Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills
Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menyampaikan bahwa perubahan susunan manajemen ini dilakukan untuk mendukung transformasi perusahaan.
Adapun transformasi yang dijalankan saat ini merupakan proses rebuilding fundamentals yang dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan Garuda Indonesia Group dapat tumbuh dengan fondasi bisnis yang lebih sehat, agile, dan sustainable dalam jangka panjang.
Dengan susunan manajemen yang baru ini, Glenny berharap langkah akselerasi Perseroan untuk menuju fase turn around semakin solid serta menjadikan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang berdaya saing dan membawa kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan negara.
Dan yang terpenting, fokus utama Perseroan saat ini tetap difokuskan pada penguatan fundamental bisnis melalui peningkatan operational excellence, cost discipline, penguatan service reliability, optimalisasi jaringan penerbangan, serta transformasi layanan dan digitalisasi operasional secara berkelanjutan.


















































