PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) melalui LippoLand memperkuat strategi pengembangan propertinya dengan meluncurkan RX Tower di Lippo Village, Tangerang.
Proyek tersebut dikembangkan untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat urban yang semakin menginginkan hunian dengan akses terintegrasi terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, komersial, hingga ruang komunitas.
CEO LippoLand David Iman Santosa menjelaskan, RX Tower menjadi bagian dari pengembangan Urban Quarter at Lippo Village, sebuah kawasan yang dirancang untuk menghubungkan hunian dengan berbagai aktivitas sehari – hari masyarakat perkotaan. Konsep tersebut mencakup kebutuhan untuk bekerja, belajar, menjaga kesehatan, sekaligus membangun interaksi sosial dan komunitas.
Urban Quarter dikembangkan dengan mengintegrasikan sejumlah fasilitas strategis. Di bidang pendidikan dan medical and life sciences, kawasan ini terhubung dengan Universitas Pelita Harapan (UPH), UPH Medical, serta Mochtar Riady Institute of Nano-Technology (MRIN). Sementara untuk layanan kesehatan, penghuni memperoleh akses ke Siloam Hospitals.
Kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas komersial dan ruang publik, seperti Community Plaza dan Citywalk Elvee, yang ditujukan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari sekaligus aktivitas sosial penghuni.
Konsep itu kemudian diterjemahkan melalui URBN X yang memadukan ruang privat dengan area komunitas. RX Tower menawarkan enam pilihan konfigurasi unit untuk mengakomodasi kebutuhan penghuni dengan karakter yang beragam.
Pilihan tersebut terdiri atas tipe Mono dengan luas sekitar 28,4 meter persegi, Standard+ seluas 29,5 meter persegi, Duo A 37,2 meter persegi, Duo B 39,5 meter persegi, serta Duo+ 40,8 meter persegi. Adapun tipe Corner dirancang dengan konfigurasi empat ruang dan 3,5 kamar mandi.
Untuk tipe Mono, harga unit dipasarkan mulai dari Rp432 juta dengan sejumlah pilihan skema pembayaran. Variasi tipe tersebut ditujukan untuk menjangkau berbagai segmen, mulai dari individu dan pasangan muda hingga keluarga yang membutuhkan ruang lebih fleksibel untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Selain pilihan hunian, konektivitas menjadi salah satu aspek yang diunggulkan dalam pengembangan RX Tower. Sky Bridge disiapkan untuk menghubungkan URBN X dengan berbagai fasilitas di kawasan Urban Quarter melalui akses pejalan kaki. Jalur tersebut memberikan koneksi menuju UPH, MRIN, Siloam Hospitals, hingga Citywalk Elvee.
Dalam jangka panjang, aksesibilitas kawasan juga diproyeksikan semakin berkembang seiring rencana Future MRT Line Phase 3 dengan rute Cikarang-Balaraja. Rencana tersebut menjadi bagian dari visi pengembangan Urban Quarter untuk memperkuat mobilitas dan konektivitas kawasan.
Bagi LippoLand, pengembangan RX Tower tidak berhenti pada pembangunan hunian. Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem urban di Lippo Village melalui konsep Lippo AI Village.
Urban Quarter menjadi tahap pengembangan yang mengintegrasikan hunian, pendidikan, kesehatan, komunitas, dan berbagai kebutuhan aktivitas harian. Sementara itu, Lippo AI Village diposisikan sebagai visi lanjutan yang akan memperluas ekosistem tersebut melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.
Dengan pendekatan tersebut, LippoLand menempatkan RX Tower bukan sekadar sebagai proyek hunian, melainkan sebagai bagian dari pengembangan kawasan terpadu yang mengedepankan konektivitas, kemudahan akses, serta integrasi berbagai kebutuhan masyarakat urban dalam satu ekosistem.












































