PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) menaikkan proyeksi kinerja keuangan untuk tahun buku 2026 setelah mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan pada semester pertama tahun ini. Perseroan kini membidik penjualan dan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan target awal.
Direktur DGWG Danny Jo Putra menjelaskan bahwa perseroan menaikkan target penjualan menjadi Rp4,88 triliun dari proyeksi sebelumnya sebesar Rp4,6 triliun. Dengan demikian, target pendapatan tersebut meningkat sekitar Rp280 miliar dari sasaran awal yang ditetapkan manajemen.
Penyesuaian juga dilakukan terhadap target laba bersih. DGWG kini menargetkan laba sekitar Rp251 miliar hingga akhir 2026, naik dari proyeksi sebelumnya sebesar Rp245 miliar.
Target yang telah direvisi tersebut akan menjadi salah satu acuan bagi manajemen dalam menjalankan sekaligus mengevaluasi kinerja perseroan sepanjang tahun berjalan. Penetapan target baru tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kinerja hingga paruh pertama 2026.
Sepanjang semester I 2026, pendapatan DGWG tercatat tumbuh 46%. Kinerja tersebut menjadi salah satu dasar bagi manajemen untuk meningkatkan proyeksi kinerja hingga akhir tahun.
Dengan pertumbuhan yang telah dicatatkan pada semester pertama, perseroan melihat peluang realisasi kinerja sepanjang 2026 untuk melampaui target awal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut juga ditopang oleh kontribusi yang relatif merata dari berbagai lini usaha. Bisnis pupuk dan pestisida sama-sama memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja perseroan sepanjang periode tersebut.
Manajemen menilai kinerja antarlini bisnis yang saling melengkapi menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan DGWG. Strategi one stop solution yang diterapkan perseroan memungkinkan setiap lini usaha saling menopang dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.
Memasuki 2027, manajemen belum menetapkan proyeksi kinerja secara terperinci. Kajian lebih mendalam masih diperlukan untuk menentukan target dan strategi bisnis perseroan pada tahun depan.
Meski demikian, berdasarkan perkembangan permintaan dan kondisi makroekonomi saat ini, DGWG melihat masih terdapat ruang untuk mengembangkan bisnis. Salah satu peluang yang menjadi perhatian perseroan berasal dari program ketahanan pangan pemerintah.
Perseroan berupaya mengambil bagian dalam program tersebut dan melihat potensi pasar yang dapat dikembangkan seiring dengan pelaksanaan agenda ketahanan pangan nasional.
Danny menyampaikan bahwa besaran potensi bisnis untuk 2027 masih dalam tahap pengkajian sehingga belum dapat ditentukan secara pasti. Namun, manajemen melihat terdapat peluang pengembangan yang dapat diterapkan dan menjadi bagian dari strategi bisnis DGWG pada tahun mendatang.
Dengan revisi target 2026 dan peluang pengembangan yang masih terbuka pada 2027, DGWG akan melanjutkan penguatan kinerja melalui optimalisasi seluruh lini bisnis serta penerapan strategi yang terintegrasi untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor pertanian.












































