PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp207 miliar dari laba tahun buku 2025, setara Rp13,5 per saham.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 23 April 2026.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, seiring dengan kinerja keuangan yang tetap menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun lalu. Direktur Utama Medikaloka Hermina, Yulisar Khiat, menilai pembagian dividen tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi investor.
Dalam agenda yang sama, RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Perseroan menerima pengunduran diri Darwin Cyril Noerhadi dari jabatan Komisaris, yang telah diajukan sejak 17 Maret 2026.
Sebagai penggantinya, pemegang saham menunjuk Iswan Kosasih sebagai Komisaris. Selain itu, Yustinus Immanuel Herawan diangkat sebagai Direktur untuk memperkuat jajaran manajemen.
Dari sisi kinerja, Hermina mencatat pendapatan bersih sebesar Rp7,1 triliun pada 2025, tumbuh 6,2% secara tahunan. Laba bersih perseroan mencapai Rp549 miliar, mencerminkan stabilitas operasional di tengah dinamika industri layanan kesehatan.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh pengembangan sejumlah layanan prioritas, termasuk onkologi, fertilitas, dan stroke center. Di saat yang sama, perusahaan juga mempercepat transformasi digital melalui penguatan sistem informasi rumah sakit serta pengembangan aplikasi pasien “Halo Hermina”.
Langkah ini menunjukkan arah strategis Hermina dalam mengintegrasikan kinerja finansial dengan peningkatan kualitas layanan dan inovasi teknologi, guna memperkuat posisi di industri kesehatan nasional.















































