Grup Salim memperkuat sinergi di sektor jasa keuangan melalui kolaborasi tiga entitas, yakni PT Bank Ina Perdana Tbk atau Bank INA, PT Ina Sekuritas Indonesia, dan PT Ina Manajemen Investasi (INAMI).
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem layanan keuangan yang lebih terintegrasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk perbankan dan investasi.
Sinergi ini menjadi bagian dari upaya ketiga entitas untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah dijangkau di tengah perkembangan digitalisasi sektor keuangan.
Wujud kolaborasi tersebut ditandai dengan peluncuran layanan digital pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) secara online melalui Bank INA dan INA Sekuritas. Pada saat yang sama, Bank INA dan INA Manajemen Investasi juga menjalin kerja sama pemasaran produk Reksa Dana.
Peluncuran kolaborasi tersebut digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dan dihadiri jajaran manajemen ketiga entitas, perwakilan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), mitra bisnis, serta media.
Direktur Utama Bank INA Henry Koenaifi menjelaskan bahwa sinergi tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk memperluas layanan perbankan berbasis digital sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap instrumen investasi.
Menurut Henry, integrasi layanan pembukaan RDN secara online dengan akses terhadap produk Reksa Dana memungkinkan Bank INA menghadirkan solusi keuangan yang lebih relevan dan efisien bagi nasabah dalam satu ekosistem terintegrasi.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat peran Bank INA dalam mengembangkan layanan Wealth Management dan investasi dengan memanfaatkan sinergi antarpelaku dalam ekosistem Grup Salim.
Sementara itu, Direktur Utama INA Sekuritas Ingrid Willianto menilai digitalisasi memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan literasi sekaligus inklusi pasar modal.
Integrasi sistem RDN Online dengan Bank INA memungkinkan nasabah membuka rekening transaksi secara cepat dan sepenuhnya digital. Kemudahan tersebut diharapkan dapat menurunkan hambatan bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi dan melakukan transaksi di pasar modal.
Melalui aplikasi UNO by INA Sekuritas, nasabah kini dapat membuka RDN Bank INA secara online. Proses digital tersebut diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat terhadap layanan pasar modal tanpa harus melalui proses pembukaan rekening secara konvensional.
Selain digitalisasi RDN, sinergi juga diperkuat melalui kerja sama pemasaran produk Reksa Dana antara Bank INA dan INA Manajemen Investasi.
Direktur Utama INA Manajemen Investasi RM Tenorio Triananda mengatakan kerja sama tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses produk investasi melalui jaringan layanan Bank INA.
Melalui kolaborasi tersebut, nasabah dapat membeli produk Reksa Dana yang dikelola oleh manajer investasi berpengalaman. Penempatan instrumen investasi dilakukan dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing nasabah.
Akses terhadap produk Reksa Dana INA Manajemen Investasi juga dirancang agar dapat dilakukan secara lebih mudah dan praktis. Dengan demikian, nasabah memiliki pilihan instrumen investasi dengan potensi imbal hasil yang disesuaikan dengan karakteristik dan profil risiko masing-masing.
Sinergi tersebut menunjukkan upaya Grup Salim untuk mengintegrasikan layanan perbankan, sekuritas, dan manajemen investasi dalam satu ekosistem. Integrasi itu diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus memperluas basis investor di pasar keuangan.
Ke depan, kolaborasi antara Bank INA, INA Sekuritas, dan INA Manajemen Investasi diharapkan dapat memperkuat layanan Wealth Management dan investasi Bank INA.
Di saat yang sama, sinergi tersebut ditargetkan turut membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dan bertumbuh bersama pasar modal serta mendukung perkembangan ekosistem keuangan nasional secara berkelanjutan.












































