PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory memperkuat dukungan pendanaan kepada anak usahanya, PT Macrosentra Niagaboga (MS), dengan menambah penyertaan modal sebesar Rp125 miliar. Suntikan dana tersebut diarahkan untuk mendukung ekspansi pusat distribusi sekaligus memenuhi kebutuhan modal kerja perusahaan.
Transaksi penambahan modal tersebut dilakukan pada 14 September 2026 dan merupakan transaksi afiliasi antara CMRY dan MS. Cimory diketahui menguasai 99,99% saham Macrosentra Niagaboga sehingga tetap menjadi pemegang saham pengendali perusahaan tersebut.
Sekretaris Perusahaan Cisarua Mountain Dairy Dinar Primasari menjelaskan bahwa peningkatan penyertaan modal dilakukan secara bertahap sejalan dengan rencana pengembangan usaha Macrosentra Niagaboga. Dana tersebut terutama akan digunakan untuk mendukung ekspansi pusat distribusi dan kebutuhan modal kerja.
Menurut Dinar, langkah tersebut juga merupakan bagian dari realisasi rencana pengembangan usaha dan kebutuhan modal kerja MS yang sebelumnya telah diungkapkan dalam prospektus perseroan.
Dari sisi regulasi, transaksi senilai Rp125 miliar tersebut masuk dalam kategori transaksi afiliasi yang dikecualikan. Pengecualian tersebut mengacu pada Pasal 6 ayat (1) huruf b Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Pengecualian berlaku karena Macrosentra Niagaboga merupakan perusahaan terkendali yang sedikitnya 99% sahamnya dimiliki oleh CMRY. Dengan demikian, transaksi tersebut tidak mengubah struktur pengendalian di dalam perusahaan.
Setelah penambahan modal, Cimory tetap menjadi pemegang saham pengendali Macrosentra Niagaboga dengan kepemilikan sebesar 99,99%. Tidak terdapat perubahan pengendalian sebagai akibat dari transaksi tersebut.
Dinar menyampaikan bahwa aksi korporasi ini juga tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan, kegiatan operasional, maupun kelangsungan usaha CMRY.
Penambahan modal tersebut menjadi bagian dari upaya Cimory memperkuat infrastruktur distribusi dan menopang kebutuhan operasional anak usaha.
Dengan dukungan pendanaan tersebut, perseroan diharapkan dapat memperluas kapasitas distribusi sekaligus menjaga kelancaran kegiatan usaha Macrosentra Niagaboga sejalan dengan rencana ekspansi yang telah ditetapkan.












































