PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membukukan kinerja keuangan positif pada semester I-2026. Emiten yang merupakan bagian dari Grup Sinar Mas tersebut mencatatkan pendapatan usaha sebesar US$1,77 miliar dalam enam bulan pertama tahun ini.
Pendapatan tersebut meningkat 34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$1,32 miliar. Pertumbuhan pendapatan juga diikuti dengan peningkatan laba yang signifikan.
Sepanjang semester I-2026, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk DSSA mencapai US$174,4 juta. Angka tersebut melonjak 79,6% secara tahunan atau year on year (YoY).
Presiden Direktur Dian Swastatika Sentosa Lay Krisnan Cahya mengatakan kinerja tersebut mencerminkan konsistensi strategi diversifikasi yang dijalankan manajemen. Menurut dia, pertumbuhan kebutuhan data, konektivitas, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial menjadi salah satu pendorong utama pengembangan bisnis digital perseroan.
Jika dirinci berdasarkan segmen usaha, pertambangan dan perdagangan batu bara masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan DSSA. Segmen tersebut menyumbang US$1,53 miliar atau tumbuh 29,78% YoY.
Selain batu bara, bisnis energi terbarukan juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pendapatan dari lini bisnis tersebut mencapai US$176.971, atau melonjak 153,91% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, bisnis penyediaan televisi kabel dan internet mencatatkan pendapatan sebesar US$170,49 juta. Pendapatan dari segmen ini tumbuh 95,62% secara tahunan.
DSSA juga memperoleh kontribusi dari bisnis solusi digital dan pusat penyimpanan data masing-masing sebesar US$6,63 juta dan US$5,05 juta.
Di sisi lain, perseroan membukukan perdagangan bersih sebesar US$57,51 juta atau meningkat 25,72% YoY. DSSA juga mencatatkan pendapatan lain-lain sebesar US$763.837.
Arus Kas Energi Dukung Ekspansi Digital
Di tengah pertumbuhan sejumlah lini bisnis, DSSA terus mengoptimalkan sinergi antara bisnis energi dan pengembangan sektor digital. Krisnan menjelaskan bahwa arus kas yang dihasilkan dari bisnis energi menjadi salah satu sumber pendanaan bagi pengembangan energi terbarukan dan infrastruktur digital.
Strategi tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital dan energi. Menurut Krisnan, perkembangan ekonomi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial, turut mendorong kebutuhan terhadap pasokan energi yang andal sekaligus semakin bersih.
Pengembangan bisnis digital juga terus dilakukan melalui ekspansi infrastruktur jaringan. Setelah penggabungan usaha, MoraRepublic telah memperluas jaringan fiber to the home (FTTH) hingga mencakup 186 kota dan kabupaten.
Tak hanya pada jaringan telekomunikasi, ekspansi juga dilakukan pada bisnis pusat data. SM+ bersama Korea Investment Real Asset Management dan LG Sinar Mas saat ini tengah menyelesaikan pembangunan SMX01, pusat data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi kecerdasan artifisial di kawasan pusat bisnis Jakarta.
Pembangunan SMX01 telah mencapai tahap topping off dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV-2026.
Perkuat Portofolio Energi Terbarukan
Sejalan dengan pengembangan bisnis digital, DSSA juga terus memperluas portofolio di sektor energi baru dan terbarukan. Salah satunya dilakukan melalui perusahaan patungan PT Daya Mas Bumi Sentosa bersama PT FirstGen Geothermal Indonesia.
Perseroan juga memiliki PT Trina Mas Agra Indonesia yang menjalankan produksi sel dan modul surya di dalam negeri. Kehadiran fasilitas tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga surya.
Krisnan menegaskan bahwa DSSA akan terus memperkuat sinergi di antara seluruh pilar bisnis yang dimiliki perseroan. Sinergi tersebut mencakup sektor energi, teknologi dan infrastruktur digital, hingga investasi.
Dengan strategi tersebut, DSSA tidak hanya mempertahankan pertumbuhan bisnis energi yang selama ini menjadi salah satu penopang kinerja, tetapi juga terus memperluas kontribusi bisnis digital dan energi terbarukan dalam portofolio perseroan.












































