PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) menetapkan pembagian dividen interim Tahun Buku 2026 sebesar Rp20 per lembar saham. Total dividen yang akan dibagikan perseroan mencapai Rp258,93 miliar.
Keputusan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 122/SK-DIR/TPA/X/2026 dan telah memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris pada 1 Oktober 2026.
Dividen interim tersebut akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 14 Oktober 2026 sebagai tanggal pencatatan atau recording date. Sementara itu, pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026.
Adapun jadwal pembagian Dividen Interim Tahun Buku 2026 TLDN adalah sebagai berikut:
- Cum Dividend Interim Pasar Reguler dan Negosiasi: 12 Oktober 2026
- Ex Dividend Interim Pasar Reguler dan Negosiasi: 13 Oktober 2026
- Cum Dividend Interim Pasar Tunai: 14 Oktober 2026
- Ex Dividend Interim Pasar Tunai: 15 Oktober 2026
- Recording Date: 14 Oktober 2026
- Payment Date: 22 Oktober 2026
Direktur Utama Teladan Prima Agro Wishnu Wardhana menjelaskan, keputusan pembagian dividen interim tersebut sejalan dengan kinerja operasional dan keuangan perseroan pada semester I/2026.
Sepanjang enam bulan pertama 2026, TLDN mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,71 triliun. Nilai tersebut meningkat 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan turut diikuti dengan peningkatan EBITDA yang mencapai Rp904,30 miliar, atau tumbuh 3,8% secara tahunan. Sementara itu, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp543,65 miliar.
Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan volume penjualan serta harga jual rata-rata sejumlah produk utama perseroan, yakni Crude Palm Oil (CPO), Palm Kernel (PK), dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO).
Menurut Wishnu, pembagian dividen interim menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham sejalan dengan kinerja usaha yang tetap terjaga. Pada saat yang sama, TLDN terus mengarahkan pertumbuhan bisnis agar berjalan beriringan dengan penguatan aspek keberlanjutan.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi serta penerapan praktik agrikultur yang memanfaatkan teknologi dan data.
Di tengah kenaikan biaya produksi selama periode berjalan, TLDN tetap mampu menjaga tingkat profitabilitas melalui pengelolaan operasional yang disiplin. Kinerja tersebut menjadi salah satu landasan perseroan dalam menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham dan penguatan bisnis secara berkelanjutan.
Selain menjaga kinerja keuangan, TLDN juga terus memperkuat strategi jangka panjang dengan mempertahankan keselarasan antara peningkatan profitabilitas dan aspek keberlanjutan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan data sains dalam kegiatan agrikultur. Pendekatan tersebut digunakan untuk mendukung penerapan praktik agrikultur terbaik, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data, sekaligus memperkuat pemantauan terhadap aspek environmental, social, and governance (ESG) dalam kegiatan operasional.
Wishnu menambahkan bahwa penerapan pendekatan berbasis teknologi dan data tersebut diarahkan untuk membangun pertumbuhan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja jangka pendek. Strategi tersebut juga ditujukan untuk memperkuat ketahanan serta keberlanjutan bisnis TLDN dalam jangka panjang.












































