PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA) bersiap memasuki pasar modal melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang pertambangan ini membidik dana hingga Rp316,76 miliar untuk memperkuat struktur keuangan sekaligus mendukung kebutuhan operasional bisnisnya.
Rencana tersebut membuka peluang bagi ANDA untuk memperoleh sumber pendanaan baru di tengah kebutuhan modal yang cukup besar dalam industri jasa pertambangan, terutama untuk pengoperasian dan pemeliharaan alat berat serta kegiatan pengangkutan material tambang.
Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan melalui laman Electronic Indonesia Public Offering (IPO) pada Kamis (5/11/2026), perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 1.676.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham. Jumlah tersebut mewakili 25,10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dalam masa penawaran awal atau bookbuilding yang berlangsung pada 5 – 11 November 2026, ANDA menetapkan kisaran harga Rp158 hingga Rp189 per saham.
Dengan rentang harga tersebut, perseroan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp264,81 miliar hingga Rp316,76 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.
Harga penawaran final akan ditentukan setelah proses bookbuilding selesai, dengan mempertimbangkan permintaan investor terhadap saham yang ditawarkan.
Dalam pelaksanaan IPO ini, ANDA menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
ANDA Terbitkan 239,42 Juta Waran Seri I
Selain menawarkan saham baru, ANDA juga menyertakan instrumen Waran Seri I sebagai bagian dari aksi korporasinya.
Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 239,42 juta Waran Seri I kepada investor yang memperoleh saham dalam IPO.
Jumlah waran tersebut setara dengan sekitar 4,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan pada saat pernyataan pendaftaran.
Setiap pemegang tujuh saham baru hasil IPO berhak memperoleh satu Waran Seri I. Instrumen ini memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham baru ANDA pada harga dan periode yang telah ditentukan.
Seperti diketahui, Harga pelaksanaan Waran Seri I ANDA ditetapkan Rp695 per saham, dengan periode pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juni 2027 hingga 1 Desember 2028.
Apabila seluruh waran dilaksanakan, perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana sekitar Rp166,4 miliar.
Namun, penerimaan dana tersebut tidak bersifat otomatis karena bergantung pada keputusan pemegang waran untuk menggunakan haknya selama periode pelaksanaan.
Pemegang waran baru memiliki hak sebagai pemegang saham setelah waran dilaksanakan dan dikonversi menjadi saham.
Dana IPO ANDA untuk Bayar Utang dan Modal Kerja
Di balik rencana penghimpunan dana tersebut, ANDA telah menyiapkan dua prioritas penggunaan dana IPO, yakni pembayaran pinjaman perbankan dan pembiayaan kebutuhan operasional.
Berdasarkan prospektus yang dirilis melalui laman E-IPO, sekitar 34,94% dana bersih hasil IPO akan dialokasikan untuk pembayaran kewajiban/utang kepada perbankan.
Alokasi tersebut mencakup sekitar Rp65 miliar untuk melunasi sisa pokok pinjaman fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Sementara itu, sekitar Rp42 miliar akan digunakan untuk membayar sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
Pembayaran pinjaman ini menjadi bagian dari langkah perseroan dalam mengelola kewajiban keuangannya setelah memperoleh pendanaan dari pasar modal.
Adapun porsi terbesar dana IPO, yakni sekitar 65,06%, direncanakan untuk memperkuat modal kerja operasional.
Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan suku cadang alat berat, pelumas, ban truk dan alat berat, serta bahan bakar yang dibutuhkan dalam kegiatan pertambangan.
Selain itu, perseroan akan memanfaatkan dana tersebut untuk pembayaran upah dan tunjangan tenaga kerja operasional di lapangan.
Alokasi modal kerja ini berkaitan langsung dengan karakter bisnis ANDA yang membutuhkan kesiapan armada, peralatan, dan tenaga kerja untuk menjalankan layanan penunjang pertambangan.
Jadwal IPO ANDA, Target Melantai di BEI pada 1 Desember 2026
Setelah memasuki tahap penawaran awal, ANDA menargetkan proses IPO berlanjut menuju pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2026.
Berikut indikasi jadwal IPO ANDA berdasarkan prospektus yang dirilis dari E-IPO :
| Tahapan IPO | Jadwal |
|---|---|
| Penawaran awal (bookbuilding) | 5–11 November 2026 |
| Perkiraan tanggal efektif | 23 November 2026 |
| Penawaran umum perdana | 24–27 November 2026 |
| Penjatahan saham | 27 November 2026 |
| Pengembalian uang pemesanan | 30 November 2026 |
| Distribusi saham dan waran secara elektronik | 30 November 2026 |
| Pencatatan saham dan waran di BEI | 1 Desember 2026 |
| Awal pelaksanaan Waran Seri I | 1 Juni 2027 |
| Akhir pelaksanaan Waran Seri I | 1 Desember 2028 |
Seluruh jadwal tersebut masih bersifat indikatif dan dapat berubah mengikuti proses pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta ketentuan yang berlaku.
Apabila berjalan sesuai rencana, saham ANDA akan mulai diperdagangkan di BEI pada 1 Desember 2026.
ANDA Buka Peluang Pembagian Dividen hingga 30 Persen
Selain rencana penggunaan dana IPO, ANDA turut menyampaikan kebijakan pembagian dividen kepada calon pemegang saham.
Manajemen membuka peluang pembagian dividen tunai maksimal 30% dari laba bersih tahun berjalan setelah tercatat di bursa.
Meski demikian, pembagian dividen tidak dilakukan secara otomatis setiap tahun.
Besaran dividen akan mempertimbangkan kinerja keuangan, kebutuhan modal kerja, rencana investasi, saldo laba positif, serta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Dengan demikian, realisasi pembagian dividen tetap bergantung pada kondisi keuangan dan keputusan perseroan pada periode mendatang.
Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA)
PT Andalan Artha Primanusa Tbk merupakan perusahaan penyedia jasa kontraktor pertambangan yang didirikan pada 2014 dan bergerak dalam aktivitas penunjang pertambangan serta penggalian lainnya, dengan klasifikasi usaha KBLI 09900.
Kegiatan usaha perseroan bermula dari jasa kontraktor pertambangan batu bara sebelum memperluas cakupan operasionalnya ke pertambangan nikel.
Dalam menjalankan bisnisnya, ANDA menyediakan layanan yang mencakup pekerjaan penambangan, pengangkutan material, dan dukungan penggunaan alat berat.
Perseroan memiliki kegiatan operasional di tujuh lokasi pertambangan yang tersebar di empat provinsi, dengan rincian sebagai berikut :
| Wilayah Operasional | Komoditas | Jumlah Lokasi |
|---|---|---|
| Kalimantan Tengah | Batu bara | 2 |
| Sumatera Selatan | Batu bara | 3 |
| Kalimantan Timur | Batu bara | 1 |
| Maluku Utara | Nikel | 1 |
| Total | 7 |
Keberadaan kegiatan operasional di sejumlah wilayah tersebut menunjukkan cakupan layanan ANDA pada sektor pertambangan batu bara dan nikel.
Melalui IPO, perseroan berupaya memperkuat kapasitas pendanaan untuk menunjang aktivitas bisnis yang telah berjalan. Sementara itu, realisasi penghimpunan dana akan bergantung pada harga penawaran final dan hasil penawaran saham kepada investor.











































