PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berencana membagikan dividen tunai interim untuk tahun buku 2026 dengan total nilai sebesar US$10 juta. Dividen tersebut setara dengan Rp1,42 per saham dan menjadi bagian dari pembagian hasil usaha perseroan kepada para pemegang saham.
Keputusan pembagian dividen interim ini ditetapkan oleh Direksi CDIA dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 18 September 2026. Mengacu pada keterbukaan informasi yang dikutip Kontan, Selasa (22/9/2026), perseroan juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan dividen, termasuk tanggal-tanggal penting bagi investor yang ingin memperoleh hak pembagian tersebut.
Untuk perdagangan saham di pasar reguler dan pasar negosiasi, tanggal cum dividen ditetapkan pada 30 September 2026, sedangkan tanggal ex dividen jatuh pada 1 Oktober 2026. Sementara itu, di pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 2 Oktober 2026 dan ex dividen pada 5 Oktober 2026.
Adapun tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen atau recording date ditetapkan pada 2 Oktober 2026 pukul 16.00. Pembayaran dividen interim tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026.
Pembagian dividen ini mengacu pada posisi keuangan CDIA per 30 Juni 2026. Pada periode tersebut, perseroan mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$17,29 juta.
Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar US$98,90 juta. Sementara itu, total ekuitas CDIA mencapai US$1,11 miliar.
Dengan nilai dividen interim sebesar US$10 juta, CDIA menetapkan pembagian hasil usaha di tengah capaian kinerja keuangan pada paruh pertama 2026. Bagi pemegang saham, jadwal yang telah diumumkan menjadi acuan untuk memastikan pemenuhan persyaratan memperoleh dividen sesuai ketentuan perseroan.











































