PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau SURGE terus memperluas jangkauan layanan konektivitas berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) melalui Internet Rakyat (IRA). Kali ini, perseroan memperluas cakupan layanan tersebut secara serentak ke 10 kota di Pulau Jawa.
Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi SURGE untuk memperluas akses internet rumah sekaligus mendekatkan layanan konektivitas kepada masyarakat di berbagai daerah. Sepuluh kota yang kini telah terjangkau jaringan IRA secara menyeluruh meliputi Surakarta, Banjar, Pekalongan, Blitar, Tegal, Probolinggo, Mojokerto, Cilegon, Pasuruan, dan Kediri.
Direktur Utama SURGE Hendrik Tee menjelaskan bahwa ekspansi ke 10 kota tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memperluas konektivitas secara bertahap di Indonesia. Layanan Internet Rakyat dioperasikan melalui anak usaha perseroan, PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP).
Dengan perluasan tersebut, rumah tangga di 10 kota sasaran kini dapat berlangganan layanan internet rumah IRA tanpa harus menunggu proses penarikan kabel hingga ke kediaman pelanggan. Model layanan berbasis 5G FWA memungkinkan koneksi internet disalurkan tanpa pembangunan jaringan kabel langsung ke rumah.
Secara keseluruhan, jangkauan Internet Rakyat kini telah mencapai 88 kota yang tersebar di Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. SURGE juga menargetkan ekspansi serupa dilakukan secara bertahap ke kota-kota lain yang telah masuk dalam cakupan jaringan IRA.
Dari sisi layanan, Internet Rakyat 5G FWA menawarkan kecepatan internet hingga 100 Mbps dengan kuota data tanpa batas atau unlimited. Layanan tersebut juga tidak menerapkan fair usage policy (FUP), sehingga pelanggan dapat menggunakan koneksi internet sesuai kebutuhan tanpa batasan pemakaian berbasis kebijakan tersebut.
Internet Rakyat memanfaatkan jaringan 5G SURGE dan tidak memerlukan penarikan kabel ke rumah pelanggan. Selain itu, pelanggan tidak dibebankan biaya instalasi maupun biaya sewa modem.
Perangkat pelanggan atau customer premises equipment (CPE) akan diantarkan langsung oleh distributor IRA. Distributor sekaligus membantu proses aktivasi layanan di lokasi pelanggan.
Direktur Utama TKP Shannedy Ong menjelaskan bahwa proses aktivasi ditargetkan berlangsung maksimal 2×24 jam sejak registrasi dilakukan. Dengan skema tersebut, perseroan berupaya memastikan pelanggan dapat segera menggunakan layanan setelah melakukan pendaftaran.
Dari sisi harga, IRA menawarkan tarif promosi sebesar Rp50.000 per bulan selama dua bulan pertama untuk peluncuran di 10 kota tersebut. Dengan demikian, pelanggan membayar Rp100.000 untuk periode dua bulan pertama.
Memasuki bulan ketiga, pelanggan akan dikenakan tarif normal sebesar Rp100.000 per bulan yang telah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Program promosi tersebut berlaku bagi pelanggan baru tanpa batas waktu pendaftaran dan tidak mensyaratkan masa berlangganan minimum.
Selain koneksi internet, pelanggan lama maupun pelanggan baru IRA juga memperoleh akses dasar aplikasi Vidio. Fasilitas tersebut mencakup 44 kanal lokal dan global serta delapan Dedicated Linear Channel Citra Plus.
Seiring dengan perluasan jaringan, SURGE turut memperluas kanal penjualan Internet Rakyat. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui situs web IRA, aplikasi mobile, Sahabat IRA, mitra penjualan, dan distributor.
Khusus di Surakarta, SURGE juga membuka kanal pendaftaran melalui TikTok Shop. Penambahan kanal penjualan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengembangan jaringan untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam mengakses dan berlangganan layanan Internet Rakyat.
Melalui ekspansi jaringan dan perluasan kanal distribusi tersebut, SURGE secara bertahap memperbesar cakupan Internet Rakyat sekaligus memperkuat akses terhadap layanan internet rumah berbasis 5G FWA di berbagai wilayah.














































